Senin, 26 Desember 2011

Pengelompokan Data dan Agregasi Fungsi

Agregasi dalam SQL merupakan proses untuk mendapatkan nilai dari sekumpulan data yang telah dikelompokkan. Pengelompokan data didasarkan pada kolom atau kombinasi kolom yang dipilih.

Beberapa fungsi untuk agregasi adalah:

· MAX : Mencari data terbesar dari sekelompok data

· MIN : Mencari data terkecil dari sekelompok data

· COUNT : Mencari cacah data

· SUM : Mencari jumlah dari sekumpulan data numeris

· AVG : Mencari nilai rata-rata dari sekumpulan data numeris

Sintaks SQL untuk melakukan pengelompokan adalah

SELECT field-1, …, field-n, fungsi_untuk_agregasi(nama_field)

FROM table

GROUP BY field-1, …, field-n

Untuk memperjelas mekanisme pengelompokan, kita gunakan contoh tabel P berikut,

nim kodemk thnakademik nilai bobot

50 A1 1999/2000 B 3

50 A1 2000/2001 B 3

60 A1 2000/2001 A 3

50 A1 2001/2002 B 3

50 A2 2001/2002 B 2

60 A2 2002/2003 B 2

50 A2 2003/2004 A 2

50 A1 2004/2005 A 3

Penggunaan fungsi agregasi tanpa pengelompokan berarti melakukan agregasi dari seluruh data.

SELECT max(thnakademik) as thnambilterakhir

FROM P

Maka akan mengambil tahunakademik terbesar yaitu '2004/2005'

Penggunaan fungsi agregasi dengan pengelompokan berdasar pada kolom berarti melakukan pengelompokan dengan aturan dasar record-record yang memiliki nilai sama untuk kolom tersebut sebagai satu kelompok, dan bila nilai kolom pengelompokan tidak sama maka berada kelompok yang berbeda. Selanjutnya agregasi akan dilakukan untuk masing-masing kelompok data.

Agregasi berdasar kolom

SELECT nim as NIM, kodemk as KodeMK, max(thnakademik) as thnambilterakhir, nilai as Nilai

FROM P

GROUP BY nim

Maka akan membentuk kelompok seperti gambar di bawah ini:

NIM KodeMK thnambilterakhir nilai

50 A1 2004/2005 A

50 A2 2003/2004 A

60 A1 2000/2001 A

60 A2 2002/2003 B

SELECT nim as NIM, kodemk as KodeMK, min(thnakademik) as thnambilpertama, nilai as Nilai

FROM P

GROUP BY nim

Maka akan membentuk kelompok seperti gambar di bawah ini:

NIM KodeMK thnambilpertama nilai

50 A1 1999/2000 B

50 A2 2001/2002 B

60 A1 2000/2001 A

60 A2 2002/2003 B

Sintaks SQL untuk membentuk tabel P adalah

CREATE TABLE P ( nim varchar(3),

kodemk varchar(3),

thnakademik varchar(10),

nilai char(1),

constraint pk_P primary key(nim)

);

insert into P(nim, kodemk, thnakademik, nilai) values ('50', 'A1', '1999/2000', 'B');

insert into P(nim, kodemk, thnakademik, nilai) values ('50', 'A1', '2000/2001', 'B');

insert into P(nim, kodemk, thnakademik, nilai) values ('60', 'A1', '2000/2001', ‘A');

insert into P(nim, kodemk, thnakademik, nilai) values ('50', 'A1', '2001/2002', 'B');

insert into P(nim, kodemk, thnakademik, nilai) values ('50', 'A2', '2001/2002', 'B');

insert into P(nim, kodemk, thnakademik, nilai) values ('60', 'A2', '2002/2003', 'B');

insert into P(nim, kodemk, thnakademik, nilai) values ('50', 'A2', '2003/2004', 'A');

insert into P(nim, kodemk, thnakademik, nilai) values ('50', 'A1', '2004/2005', 'A');

ERP-Supply Chain

Supply Chain

· Supply chain adalah jaringan perusahaan yang secara bersama-sama bekerja untuk menciptakan dan menghantarkan suatu produk ke tangan pemakai akhir. Konsep supply chain juga meliputi organisasi dan prosesyang membuat dan mengirimkan produk, informasi, dan layanan ke konsumennya.

· Jaringan perusahaan tersebut termasuk supplier, pabrik, distributor, toko atau ritel, serta perusahaan pendukung seperti gudang penyimpanan produk dan jasa logistik.

Supply Chain dan Supply Chain Management

· Supply chain adalah jaringan fisiknya, yakni perusahaan yang terlibat dalam memasok bahan baku, memproduksi barang maupun mengirimkannya ke pemakai akhir, sedangkan istilah SCM mengacu pada system yang terintegrasi yang mampu mengelola proses supply chain secara keseluruhan.

· Pendekatan yang ditekankan dalam SCM adalah terintegrasi dengan semangat kolaborasi.

Efek Supply Chain Management

· Inventory berkurang 50%

· Supply chain total cost share of revenue berkurang 20%

· on-time deliveries naik 40%

· Cumulative cycle time berkurang 27%

· Revenues naik 17%

· Out-of-stock incidents berkurang 9 kali

· 50% reduction in finished-goods inventory by postponing packaging until receipt of orders

Ruang Lingkup Supply Chain Management

· Bagian pengembangan produk

· Bagian pengadaan

· Bagian perencanaan dan pengendalian

· Bagian produksi

· Bagian distribusi

Supply Chain, Teknologi Informasi dan Internet

· Teknologi informasi dan internet memiliki peranan dalam perkembangan dan evolusi pada konsep supply chain.

Manfaat dari Penggunaan Teknologi Informasi dan Internet

· Meningkatkan efisiensi dan efektifitas

· Mempercepat proses transfer data atau informasi dengan akurat dari suatu lokasi

· Memungkinkan sharing data yang terintegrasi

Implementasi SI Pada Setiap Tahap Supply Chain Management

· Setiap tindakan harus tercatat dan terlacak secara terperinci pada terminal komputer dengan SCM Software yang diimplementasikan pada :

o Pemasok

o Perusahaan

§ Area penerimaan perusahaan

§ Area persediaan / warehouse / inventory control

§ Area produksi / manufacturing

§ Area pengiriman / delivery / dispatch

o Logistik dan Distribusi

o Pelanggan

Komputerisasi Supply Chain

· Material Requirements Planning (MRP) mengintegrasikan antara produksi, pengadaan dan manajemen inventory.

· Manufacturing Resource Planning (MRP II), meningkatkan metodologi MRP dengan manmbahkan manajemen alokasi sumber daya manusia dan keuangan.

· Enterprise Resource Planning (ERP) mengembangkan manajemen pengelolaan meliputi konsumen dan pemasok internal.

· Integrasi berlanjut ke :

o Functional areas

o Transaction processing dan Decision support

o Business Intelligence

o CRM software

Peluang Karir di ERP

  • ERP Consultant
  • Java/Oracle/.NET Developer & Tech.Consultant Oracle ERP
  • Oracle ERP Technical Consultant and Developer
  • Oracle ERP Functional Consultant
  • Project Manager – ERP
  • ERP Account Manager
  • ERP Support Engineer
  • ERP Functional Consultant
  • ERP Officer
  • ERP Technical / Programmer Consultant
  • ERP Implementation Project Manager
  • ERP Consultant
  • IT ERP Officer SAP (FICO)

Program ERP-Supply Chain Indonesia

1. Research

2. Training

3. Consulting

4. Software Development

5. Industrial Attachment

6. Gathering & Sharing

Kunci Sukses Bersaing

  • Skill (Sertifikasi)
  • Optimis
  • Kreatif
  • Komunikatif (Bahasa Inggris)
  • Sesuai kemampuan

Aplikasi E-SERVICE INSW (Indonesia National Single Window)

Latar belakang pembangunan, pengembangan dan penerapan Sistem NSW di Indonesia, dikarenakan adanya kepentingan nasional untuk meningkatkan kelancaran arus barang dan kinerja pelayanan ekspor-impor serta sebagai wujud nyata komitmen Indonesia untuk menjalankan kesepakatan di tingkat Regional ASEAN.

Aplikasi E-Service INSW adalah sebuah sistem elektronik yang terintegrasi secara nasional melalui jaringan Internet, yang akan melakukan integrasi informasi berkaitan dengan proses penanganan dokumen kepabeanan dan dokumen lain yang terkait dengan ekspor-impor untuk menjamin keamanan data dan informasi. Sistem terintegrasi ini juga memadukan alur dan proses informasi antar sistem internal secara otomatis, yang meliputi sistem kepabeanan, perizinan, kepelabuhanan/ kebandarudaraan, dan sistem lain yang terkait dengan proses pelayanan dan pengawasan kegiatan ekspor-impor.

Beberapa fitur yang terdapat pada aplikasi E-Service Indonesia National Single Window, yaitu:

1. Penggabungan data lartas impor, lartas ekspor, BTBMI, Bea keluar, dan semua informasi yang terkait dengan HS ke dalam satu tampilan yaitu HS Information. Jadi di menu inilah data-data lartas impor dan lartas ekspor dapat ditemukan.
2.
Penambahan fitur INSW Trade Simulation.
Yaitu fasilitas untuk mensimulasikan proses impor atau ekspor barang untuk mengetahui perijinan apa saja yang dibutuhkan dan berapa kira-kira besarnya bea masuk yang harus dibayarkan.

3.
Penambahan fitur browse data kurs
Data kurs berasal dari data di website www.beacukai.go.id yang dipakai secara langsung dalam aplikasi impor di kantor pelayanan bea dan cukai. Sehingga dapat menjadi rujukan valid bagi importir mencari data kurs.

4.
Perbaikan fasilitas browse data manifes dan BC 1.1
Perbaikan ini lebih pada sisi enginenya, kalau secara hasil tidak ada perubahan, hanya rencananya elemen datanya akan di tambah yaitu data lokasi bongkar barang dan tanggal tiba kapal.

5.
Adanya form pengisian feedback
Yaitu user dapat memberikan masukan agar aplikasi eService ini dapat semakin mudah digunakan dan sesuai harapan. Ini adalah salah satu bentuk transparansi dalam Sistem INSW.

TRANSFORMASI NEW CRM BANK NEGARA INDONESIA

Pengantar

Bank Negara Indonesia atau yang lebih dikenal sebagai BNI merupakan bank pertama yang didirikan dan dimiliki oleh Pemerintah Indonesia pada tanggal 5 Juli 1946, dimana tanggal tersebut diperingati sebagai Hari Bank Nasional. BNI merupakan satu-satunya bank yang pada saat ini mencantumkan tahun kelahiran sebagai bagian dari identitas korporasinya.
Dalam perjalanannya, BNI memiliki peranan dalam menghiasi perjalanan Negara Indonesia dibidang keuangan dan perbankan. Inilah bank pertama yang mengedarkan alat pembayaran pertama yang diciptakan oleh Pemerintah Indonesia, yaitu Oeang Republik Indonesia (ORI) pada tanggal 30 Oktober 1946, dimana tanggal tersebut kini diperingati sebagai Hari Keuangan Indonesia. Setelah peranannya sebagai Bank Sentral dialihkan ke De Javasche Bank pada tahun 1949, pelan tapi pasti BNI menjelma menjadi sebuah bank umum yang terkemuka di Indonesia. Hal tersebut berasal dari semangat perjuangan yang berakar pada sejarah, dan tekad untuk memberikan pelayanan yang terbaik, serta senantiasa menjadi kebanggaan negara.
Setelah menjadi sebuah menjadi bank umum yang terkemuka di Indonesia dan menjadi bagian The Big Four Bank Of Indonesia, bahkan pada suatu masa dikenal sebagai bank terbesar di Indonesia, BNI sekarang berada di peringkat empat. Hal itu disebabkan krisis pada tahun 1997-1998 dan ditambah kerugian besar pada tahun 2004 sebagai kasus kredit ekspor fiktif. Namun, pelan tapi pasti BNI mulai dapat melakukan stabilisasi, kemudian dilanjutkan restrukturisasi dan kini transformasi.

Old CRM to New CRM

•People
BNI merupakan bank yang memperhatikan pentingnya kepuasan pelanggan dengan menggunakan pendekatan sentris produk, dikarenakan BNI memiliki orang-orang yang ahli dalam merancang dan mendesain produk. Hal itu yang menyebabkan banyak produk yang tidak dapat dijual oleh sales BNI, dikarenakan tidak cocok dengan target pasar tertentu.
Sekarang, BNI menggunakan strategi yang terbalik untuk melakukan pendekatan terhadap kepuasan pelanggannya. BNI melakukan observasi pada setiap wilayah di Indonesia, hal itu dimaksudkan mengetahui bentuk desain yang dibutuhkan oleh pelanggan guna memuaskan mereka. Dan berdasarkan kebutuhan itulah produk kemudian didesain, misal untuk nasabah korporasi, BNI tidak hanya memberikan layanan kredit, melainkan juga memberikan layanan cash pengelolaan uang, dan rantai pasok. Dan BNI juga merupakan bank nasional yang beroperasi penuh di luar negeri dan layanan perbankan syariah. Sehingga BNI dapat menyesuaikan kebutuhan nasabah dan dapat menciptakan pengalaman bagi konsumen yang membedakan dengan produk yang umumnya diberikan oleh layanan Bank lainnya.
Pada setiap tahunnya BNI melakukan survey terhadap kepuasan pelanggan dengan menggunakan jasa pihak ketiga. Berdasarkan peringkat MRI mengenai kepuasan nasabah. BNI berada di peringkat empat. Hal itu merupakan efek dari perubahan BNI yang terus mengedepankan perspektif konsumen untuk mendesain produk-produknya dan memberikan layanan yang terbaik.

•Process
Perkembangan perbankan syariah dalam beberapa dekade belakangan ini telah menunjukkan angka yang sangat signifikan, baik di negara muslim, maupun di negara-negara eropa yang notabene mayoritas penduduknya adalah non-muslim. Perhatian ini juga di tunjukkan oleh para ekonom, bankir, penasehat syariah dan para stake-holder lainnya. Bahkan IMF dan World Bank akan menjadikan perbankan syariah salah satu prioritas mereka.
Melihat perkembangan perbankan syariah, BNI turut serta dalam menyediakan layanan perbankan syariah yang didirikan pada tanggal 29 April 2000. Hal itu dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan para nasabah, dan untuk dapat menarik para nasabah BNI Konvensional, BNI Syariah membuat program seperti “Hadiah Cahaya Rejeki Belanja Bulanan” dalam mendukung produk tabungannya. Hadiah tersebut diberikan berupa uang belanja bulanan selama satu tahun penuh yang merupakan program customer loyalty untuk nasabah BNI Syariah.
Lewat program-program undian tersebut, selama 2010, BNI Syariah mampu mencatatkan pertumbuhan dana pihak ketiga khususnya tabungan dari Rp1,58 triliun di 2009 menjadi Rp1,98 triliun di 2010.

•Technology
BNI Internet Banking adalah fasilitas layanan transaksi perbankan melalui jaringan internet selama 24 jam 7 hari seminggu, layanan tersebut dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan para nasabah BNI yang menginginkan kemudahan bertransaksi perbankan melalui jaringan internet kapanpun dan dimanapun mereka berada.
Layanan e-banking BNI, diantaranya adalah :
oBNI ATM
oBNI SMS Banking
oBNI Internet Banking
oBNI PhonePlus
oBNI Mobile
Untuk layanan internet banking, BNI memiliki motto “Solusi perbankan anda, hanya dengan satu klik”.


Referensi

http://swa.co.id/2011/10/sumardy-penanganan-customer-service-terlalu-generik/
http://swa.co.id/2011/10/kini-bni-fokus-customer-experience/
http://bataviase.co.id/node/687726
http://www.investor.co.id/wawancara/gatot-m-suwondo-kami-fokus-ke-industri-dalam-negeri/15633
http://zonaekis.com/mengedukasi-publik-tentang-perbankan-syariah-cara-mencapai-target-market-share-yang-signifikan/
http://www.infobanknews.com/2011/02/kejar-675-ribu-nasabah-bni-syariah-gelar-program-undian/
http://www.bni.co.id/TentangBNI/Pengantar/tabid/187/Default.aspx
http://www.bni.co.id/Syariah/tabid/174/Default.aspx
http://www.bni.co.id/eBanking/BNIInternetBanking/tabid/251/Default.aspx